, ,

Tim Resmob Polres Bantaeng Tangkap Pelaku Penikaman di Bissappu

by -3113 Views

Pemuda Pelaku Penikaman di Bissappu Diringkus, Polisi Bongkar Motif di Balik Aksi Brutal

Kabar Bantaeng– Aksi penikaman yang menggemparkan warga Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, akhirnya berhasil diungkap aparat kepolisian. Seorang remaja berusia 18 tahun berinisial PP alias Puto diringkus Tim Resmob Satreskrim Polres Bantaeng setelah diduga kuat menjadi pelaku utama penusukan yang melukai dua pemuda pada Selasa (2/9/2025) dini hari.

Peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 00.30 Wita di Jalan Pahlawan, Kelurahan Bonto Lebang, Kecamatan Bissappu. Suasana yang semula tenang mendadak berubah mencekam ketika dua pemuda, Ardiansyah alias Ardi (20) dan Hariono alias Nono (22), terkapar bersimbah darah akibat tusukan senjata tajam.

Kedua korban sempat mendapat pertolongan pertama di Puskesmas Bissappu, namun karena luka yang cukup serius, keduanya kemudian dirujuk ke RSUD Bantaeng untuk perawatan intensif. Ardiansyah mengalami luka tusuk di bagian perut, sementara Hariono menderita tiga luka tusuk di lengan kanan, perut, dan punggung.

Polisi Bergerak Cepat

Laporan kepolisian segera dibuat pihak keluarga dengan nomor LP/B/39/IX/2025/SPKT/POLSEK BISSAPPU. Tim Resmob Satreskrim Polres Bantaeng di bawah pimpinan Aipda Sabil langsung melakukan penyelidikan intensif.

Upaya penyisiran dan pengumpulan informasi membuahkan hasil. Tak butuh waktu lama, polisi berhasil melacak keberadaan pelaku yang sempat melarikan diri ke rumah keluarganya di Desa Turatea, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto.

“Dalam pemeriksaan awal, pelaku mengakui telah menikam kedua korban. Ia mengklaim pisau yang digunakan sebenarnya milik korban Hariono, yang sempat hendak menyerangnya, lalu direbut dan dipakai untuk melukai,” jelas Kasat Reskrim Polres Bantaeng, Iptu Gunawan Amin, SH.

Remaja 18 Tahun di Bantaeng Ditangkap Usai Tikam Dua Pemuda Rivalnya, Ngaku Rebut Pisau Korban - Herald Sulsel

Baca Juga: Pemkab Bantaeng Fokus Sejahterakan Petani Lewat Dukungan Pupuk dan Benih

Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, di antaranya satu bilah pisau dapur yang digunakan saat kejadian serta dua pasang sandal milik korban.

Hasil penyelidikan polisi mengungkap bahwa insiden ini bukan sekadar tindak kriminal spontan. Rupanya, pelaku dan korban berasal dari dua kelompok pemuda berbeda yang memang kerap terlibat dalam perselisihan antar kampung. Perseteruan yang sudah berulang kali terjadi itu akhirnya berujung pada tragedi berdarah di malam kejadian.

“Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa pelaku dan korban memang punya riwayat konflik. Peristiwa ini adalah puncak dari ketegangan antar kelompok yang selama ini sering bentrok,” ungkap Iptu Gunawan.

Apresiasi Kapolres

Keberhasilan tim Resmob mengungkap kasus ini mendapat apresiasi langsung dari Kapolres Bantaeng, AKBP Nur Prasetyantoro Wira Utomo, S.I.K., M.H.

“Saya sangat mengapresiasi kinerja Satuan Reskrim yang telah bergerak cepat sehingga terduga pelaku bisa diamankan. Saat ini, pelaku sudah ditahan di Mapolres Bantaeng untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” tegas Kapolres.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.